Distorsi Kewarasan dan Analisis Perkembangan Tokoh Utama dalam Novel Assavella dan Ballerina (Assavella 2): Perspektif Psikologi

Penulis

  • Mardiatu Salma Institut Pendidikan Indonesia
  • Aditya Ansor Alsunah Institut Pendidikan Indonesia Garut
  • Lina Siti Nurwahidah Institut Pendidikan Indonesia
  • Cecep Dudung Julianto Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.37296/esci.v6i1.331

Kata Kunci:

Distorsi Kewarasan, Perkembangan Tokoh, Assavella, Ballerina (Assavella 2), Psikologi Sastra

Abstrak

The research entitled Sanity Distortion and Analysis of Main Character Development in the Novels Assavella and Ballerina (Assavella 2): A Literary Psychology Perspective aims to reveal the form of sanity distortion and the psychological development of the main characters through a literary psychology approach. These two Wattpad novels depict trauma, inner conflict, and social pressure that affect the mental condition of the characters. This research is a literature study with a qualitative descriptive method. Data in the form of narrative texts, dialogues, and monologues were collected through reading and note-taking methods. The results of the study show that the main character experiences sanity distortion due to past trauma and social pressure in Assavella, then shows the process of recovery and self-acceptance in Ballerina (Assavella 2). Thus, both novels represent a psychological journey from destruction to awareness and self-healing.

Referensi

Adiana, A. N. (2021). Assavella. (Tidak digunakan dalam landasan teori, hanya referensi dari teks awal).

Adiana, A. N. (2022). Ballerina (Assavella 2). (Tidak digunakan dalam landasan teori).

Afriana, A., Hanus Tewarat, S. ., Arianto, T., & Lismalinda, L. (2025). Positive Politeness Strategies in Business Correspondence: A Pragmatic Analysis of Letters from the Oxford Handbook. EScience Humanity Journal, 5(2), 451-462. https://doi.org/10.37296/esci.v5i2.267

Ahmadi, A. (2015). Psikologi Umum. Rineka Cipta.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.). APA Publishing.

Depdiknas,(2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Departemen Pendidikan Nasional.

Djojosuroto,Kinayanti.20006. Teks Sastra dan Pengajarannya. Yogyakarta: Pustaka

Fithriyah, N., & Margono, G. (2014). (Dalam Nofiyana & Supradewi, 2019).

Harahap, M. A., & Nelvia, D. D. (2023). Kajian Gangguan Skizoafektif.

Hardiansyah,Haris.2012. Metodologi Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Salemba.

Hardjana. (1994). Pengertian Konflik Batin

Ismayani, F. (2017). Teori dan Kajian Sastra.

Jabrohim, 2001. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita Grahawidya

Lestari, N. D. (2025). Kajian Linguistik dan Sastra Analisis Perbandingan Karakter Genre pada Platform Wattpad dan Fizzo : Analisis Sastra PopulerJudul Artikel Kajian Linguistik dan Sastra. Kajian Linguistik Dan Sastra, 4(2), 455–459. https://journal.unesa.ac.id/index.php/elite

Lestari,Ika. (2012). Pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi Sesuai dengan kurikulum Tingkat satuan pendidikan. Jakarta: academia permata.

Maulida, A., & Ahmadi, A. (2025). DISTORSI KEWARASAN PEREMPUAN DALAM WEB SERIES MAIN API : ANALISIS PSIKOLOGI ABNORMAL. Jurnal Bahasa, Susastra, Dan Pembelajarannya, 12(1), 181–195.

Meleong, Lexy. 1989. Metode Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Mulyasa, 2012. Standar Kompetensi dan sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Musliah, S., Halimah, & Mustika, D. (2018). Sastra dan Kreativitas Bahasa.

Nabila, N., Ulhaq, Y. A. Z., & Kurniawan, E. D. (2024). Fenomena Perilaku Psikopat Dalam Novel Heartbeat Karya Jealoucy : Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya (MORFOLOGI), 2(1), 353–360. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i1.345

Nanda Sari, et al. (n.d.). Studi Gangguan Skizoafektif Tipe Manik.

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University

Purwati, W., Rosdiani, R., Lestari, I., & Firmansyah, D. (2018). Proses Kreatif dalam Penulisan Sastra.

Tumampas, R. Y. V., Sigarlaki, S. J., & Manus, J. A. (2021). ANALISIS PSIKOPAT TERHADAP MICHAEL MYERS DALAM FILM HALLOWEEN PRODUKSI DAVID GREEN. JURNAL ELEKTRONIK FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SAM RATULANGI, 17, 1–13. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jefs/article/view/33718

Ulfiana, & Ahmadi. (n.d.). Psikologi Sastra dalam Karya Fiksi.

Wiramihardja, A. S. (2015). Pengantar Psikologi Klinis. Refika Aditama.

Wiyatmi. 2006. Pengantar Kajian Fiksi. Yogyakarta: Pustaka

Zhanen, A. (2018). Representasi Tipe Kepribadian Ekstrover Pada Novel Anak Hwaiting dan Little Ballerina Karya Muthia Fadhilla Khairunnisa : Kajian Psikologi Carl Gustav Jung. ELite Journal : International Journal of Education, Language, and Literature, 1(1), 67–74. https://journal.unesa.ac.id/index.php/elite

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

Salma, M., Alsunah, A. A., Nurwahidah, L. S., & Julianto, C. D. (2025). Distorsi Kewarasan dan Analisis Perkembangan Tokoh Utama dalam Novel Assavella dan Ballerina (Assavella 2): Perspektif Psikologi. EScience Humanity Journal, 6(1), 26-36. https://doi.org/10.37296/esci.v6i1.331

Terbitan

Bagian

eSience Humanity Vol.6 No.1 November 2025